Menpora Dito Sambut Baik Sinergi Kemenpora dengan Sanggar Budaya Kayun Kuleng untuk Pemuda Dayak

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, menerima audiensi Sanggar Budaya Kayun Kuleng di Ruang Rapat, Lantai 10 Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (3/5) siang. Kehadiran sangar budaya tersebut dipimpin oleh Tokoh Perempuan Dayak Paser, Mei Christhy.(foto:raiky/kemenpora.go.id)

JURNALKATA/ Jakarta. – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, menerima audiensi Sanggar Budaya Kayun Kuleng di Ruang Rapat, Lantai 10 Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (3/5) siang. Kehadiran sangar budaya tersebut dipimpin oleh Tokoh Perempuan Dayak Paser, Mei Christhy.

“Terima kasih Mas Mentri telah menerima kami di Kemenpora. Ini merupakan hal yang luar biasa sekali dan juga kebanggaan bagi kami tentunya pemuda-pemuda dayak hari ini diterima langsung oleh Mas Menteri,” ujar Mei Christhy.

Mei Christhy yang datang bersama rombongan menjelaskan bahwa, kehadirannya di sini untuk membahas sinergi antara Kemenpora dengan Sanggar Budaya Kayun Kuleng dalam rangka mendorong pengembangan SDM pemuda dayak di Kalimantan.

“Di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Baru, Kaltim yang menjadi perhatian kami saat ini adalah tentang SDM pemuda kami. Mohon maaf, kalau hanya mengandalkan pemerintah provinsi atau kabupaten kurang maksimal,” ujarnya.

“Jadi intinya kami ingin ada wadah yang menampung ide-ide pemuda dayak di kawasan IKN ini, atau pemuda dayak di seluruh Kalimantan. Karena memang saya sebagai orang dayak tidak malu mengakui bahwa SDM kami sangat kurang, dan bahkan tertinggal dalam segala hal apalagi pendidikan. Sedangkan untuk kita masuk dalam lingkaran IKN itu, pastinya dituntut dengan SDM yang berkualitas,” sambungnya.

Karena itulah, lanjutnya, Sanggar Budaya Kayun Kuleng memberanikan diri untuk bertemu Menpora agar ke depan ada program kepemudaan yang bisa disinergikan kepada pemuda-pemuda dayak. 

Menanggapi hal tersebut Menpora Dito, menyambut baik sinergi ini, bahkan Menpora Dito meminta kepada Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Niam untuk difokuskan. 

“Pak Deputi, ini bagus untuk kita fokuskan karena memang saya beberapa kali dapat masukan dari Pak Mensesneg terkait isu sosial pembangunan IKN, terutama isu dikalangan pemuda dayak,” ucapnya.

“Nah, dengan adanya kelompok pemuda dayak yang peduli dengan pengembangan SDM pemuda, maka ini bisa menjadi awal kita untuk mendukung pembangunan IKN,” sambungnya.

Menurutnya, daya saing dikalangan pemuda sangat diperlukan. Karena itu, ia pun meminta agar ini direalisasikan. “Nanti mungkin bisa dimatangkan konsepnya. Jadi nanti kita pakai judulnya untuk persiapan IKN agar mudah merangkul mitra-mitra yang lain,” tutupnya.

@Eko/Jurnalkata/JK/05/2023.